LUGAS BERITA – Purwakarta, 20 Oktober 2026 – Dalam semangat persatuan dan kepedulian menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2026, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwakarta bersama unit layanan di bawahnya terus meningkatkan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui gelar wicara di Radio Pro 93.10 FM Purwakarta, sebagai sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menerapkan perilaku aman dalam penggunaan listrik di rumah maupun lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, PLN mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan ketenagalistrikan sebagai tanggung jawab bersama. Sejalan dengan nilai-nilai Hari Sumpah Pemuda yang menekankan persatuan dan gotong royong, kesadaran kolektif dalam menjaga keamanan penggunaan listrik diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan terlindungi dari risiko kecelakaan akibat kelistrikan.
Materi edukasi yang disampaikan mencakup pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik rumah tangga, memeriksa kondisi kabel dan stopkontak secara berkala, tidak menggunakan peralatan listrik yang rusak, serta menghindari penggunaan sambungan listrik secara berlebihan. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan perbaikan instalasi listrik tanpa kompetensi yang memadai dan memastikan pekerjaan kelistrikan ditangani oleh tenaga yang berkompeten. Langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah risiko korsleting, kebakaran, maupun kecelakaan listrik.
Manager PLN UP3 Purwakarta, Arief Prastyanto, menyampaikan bahwa edukasi melalui radio merupakan salah satu langkah untuk mendekatkan informasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat. “Semangat Hari Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa kepedulian terhadap keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui edukasi ini, kami mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, menggunakan peralatan listrik sesuai standar keselamatan, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan. Dengan kepedulian dan kerja sama semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain memberikan pemahaman tentang keselamatan ketenagalistrikan, PLN juga memperkenalkan kemudahan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan mengakses berbagai layanan kelistrikan, mulai dari pembelian token listrik, pembayaran tagihan, pengajuan pasang baru dan tambah daya, hingga penyampaian pengaduan. Melalui layanan digital tersebut, pelanggan dapat memperoleh kemudahan transaksi kapan saja dan di mana saja menggunakan smartphone.
Sejalan dengan hal tersebut, General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin, menegaskan bahwa peningkatan literasi keselamatan ketenagalistrikan dan pemanfaatan layanan digital merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pelayanan yang aman, mudah, dan responsif. “Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kemajuan dapat diwujudkan melalui kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh masyarakat. PLN terus mendorong edukasi keselamatan ketenagalistrikan sekaligus pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat semakin memahami cara menggunakan listrik secara aman dan mengakses layanan dengan mudah. Kami berharap kesadaran bersama ini dapat mendukung terciptanya lingkungan yang aman serta pelayanan kelistrikan yang semakin baik,” ungkapnya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk aktif memanfaatkan PLN Mobile dalam melaporkan kondisi kelistrikan yang tidak aman, seperti kabel saluran rumah tegangan 220 volt terkelupas, tiang atau jaringan listrik yang rusak, maupun kondisi lain yang berpotensi menimbulkan bahaya. Laporan yang disampaikan melalui kanal resmi PLN dapat membantu petugas melakukan pemeriksaan dan tindak lanjut sesuai kewenangannya dengan lebih cepat. Selaras dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian, membangun kebiasaan aman dalam penggunaan listrik, dan memanfaatkan layanan digital secara bijak.












