LUGAS BERITA – Purwakarta, 01 April 2026 _ Dalam upaya menjaga keamanan ketenagalistrikan di wilayah Kabupaten Purwakarta, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwakarta bersama Unit Layanan Pelanggan (ULP) Purwakarta Kota dan ULP Plered terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk turut mengedukasi masyarakat terkait informasi keamanan ketenagalistrikan. Sinergi ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga keselamatan warga sekaligus memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga.
Sebagai langkah awal, melalui bagian Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan, dan Keamanan (K3L & KAM) PLN UP3 Purwakarta telah melakukan kunjungan langsung ke Kecamatan Purwakarta dan Sukatani pada 1 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah setempat dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat secara lebih masif dan terstruktur.
Program edukasi ini direncanakan menjangkau seluruh wilayah kerja PLN UP3 Purwakarta yang meliputi 47 kecamatan dan 443 desa/kelurahan di Kabupaten Purwakarta dan Subang. Dengan cakupan yang luas tersebut, diharapkan pesan keselamatan ketenagalistrikan dapat diterima secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Manager PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto menyampaikan harapannya dalam kegiatan edukasi ketenagalistrikan ini, “Melalui sinergi ini, kami berharap perangkat daerah untuk turut serta menjadi mitra dalam menyampaikan informasi keamanan ketenagalistrikan kepada masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif guna meminimalisir potensi risiko bahaya kelistrikan sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik tetap optimal.” Ungkapnya.
Dalam kegiatan edukasi tersebut, PLN menekankan pentingnya menjaga jarak aman minimal 3 meter dari jaringan listrik tegangan menengah maupun tinggi. Hal ini berlaku dalam berbagai aktivitas, seperti pembangunan infrastruktur maupun pemasangan benda seperti antena, baliho, tenda, dan sejenisnya agar tidak membahayakan keselamatan jiwa maupun mengganggu jaringan listrik.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas berisiko seperti bermain layangan di dekat jaringan listrik. Kegiatan tersebut berpotensi menimbulkan gangguan hingga kecelakaan serius, baik bagi individu maupun sistem kelistrikan secara keseluruhan.
Sejalan dengan hal tersebut, General Manager PLN UID Jawa Barat Sugeng Widodo menambahkan bahwa meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap keamanan jaringan listrik akan berdampak positif. “Keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama PLN dalam setiap penanganan kelistrikan, dengan terus waspada terhadap keamanan ketenagalistrikan diharapkan dapat menurunkan risiko bahaya baik untuk masyarakat ataupun petugas PLN dilapangan,” tutupnya.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, PLN juga menyiapkan petugas siaga selama 24 jam untuk merespons pengaduan masyarakat terkait gangguan listrik melalui Contact Center PLN 123 maupun aplikasi PLN Mobile. Dengan sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, andal, serta bebas dari potensi bahaya kelistrikan di wilayah Purwakarta dan sekitarnya.












