LUGAS BERITA – Satresnarkoba Polres Subang terus menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan program unggulan Kampung Bebas Narkoba di Desa Ciater. Dalam waktu dekat ini, bakal dibangun gapura megah sebagai penanda pintu masuk Kampung Bebas Narkoba tersebut.
“Sesuai instruksi Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu, kami bersama masyarakat setempat akan membangun Gapura Kampung Bebas Narkoba. Ini sebagai penanda pintu masuknya,” kata Kasatresnarkoba AKP Heri Nurcahyo kepada wartawan, Ahad (13/8/2023).
Gapura tersebut, kata Heri, semakin mempertegas keberadaan Kampung Bebas Narkoba. “Nantinya, masyarakat baik dari dalam dan luar Subang yang hendak berkunjung ke Kampung Bebas Narkoba akan disambut gapura megah bertuliskan Selamat Datang di Kampung Bebas Narkoba,” ujarnya.
Dengan begitu, sambungnya, sejak awal kedatangan, para pengunjung akan menemukan atmosfer yang berbeda. “Bahkan, sejak awal kedatangan para pengunjung langsung merasakan nuansa Kampung Bebas Narkoba. Apalagi setelah melewati gapura dan masuk ke wilayah Kampung Bebas Narkoba-nya,” ucap Heri.
Melewati gapura tersebut, lanjutnya, pihaknya sudah menyiapkan Monumen Antinarkoba serta berbagai spanduk antinarkoba. Hal ini, kata Heri, semacam brand image untuk menanamkan mindset sekaligus mengajak setiap pengunjung menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
“Di sepanjang jalan Kampung Bebas Narkoba juga dihiasi deretan mural karya para seniman yang berisikan pesan dan ajakan gerakan antinarkoba. Sedangkan, di kawasan kantor desa, berdiri Posko Kampung Bebas Narkoba. Posko ini menjadi semacam ‘markas’ operasional gerakan antinarkoba,” kata Heri.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, keberadaan gapura dan spanduk penolakan terhadap narkoba yang tersebar di Desa Ciater sejatinya adalah langkah preventif Polres Subang guna mencegah peredaran narkoba di Kawasan Ciater sebagai daerah wisata.
“Diharapkan dengan adanya Kampung Bebas Narkoba ini bisa mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Pun halnya dengan para pengedar narkoba akan berpikir seribu kali dengan melihat banyaknya spanduk antinarkoba yang tersebar itu,” ujarnya. ***












