Daerah  

Reses Anggota DPRD dari Partai Nasdem, Warga Sempur Keluhkan Pasokan Listrik tidak Maksimal

LUGAS BERITA – Pasokan listrik tidak maksimal dikeluhkan sejumlah warga di Kampung Cihuni, Desa Sempur, Kecamatan Plered, Purwakarta, Jawa Barat.

Hal itu terungkap, saat salah satu anggota DPRD Purwakarta dari Partai Nasdem yakni Devi Mutiara Sari melakukan kegiatan reses di wilayah setempat pada Kamis, 25 Agustus 2022.

Disampaikan warga, jika kondisi ini sudah terjadi sekitar dua minggu dan secara langsung berdampak pada kebutuhan warga akan listrik

“Suplai listrik ke kampung kami ini seperti tidak maksimal. Lampu rumah tidak terang, sedot air pakai pompa juga airnya tidak naik, kemudian masak nasi pakai penanak nasi, nasinya tidak mateng, pokoknya kebutuhan warga yang memerlukan listrik tidak maksimal,” keluh salah seorang warga setempat.

Ia mengaku, persoalan ini sudah disampaikan ke PLN melalui pihak desa, namun jawaban dari pihak Badan Usaha Milik Negara itu tidak memuaskan.

“Katanya ada kabel yang harus diganti. Tapi anehnya pihak PLN minta biayanya dibagi dua dengan warga,” kata dia dengan nada kesal.

Ia menyebut warga keberatan jika solusinya seperti itu (dibagi dua) karena perbaikan kabel merupakan kewajiban pihak PLN dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.

“Setiap bulan kami bayar, pasang KWH warga bayar, kenapa biaya perbaikan kabel harus dibagi dua, seharusnya itu merupakan kewajiban PLN,” ujar Dadan.

Untuk itu, Dadan meminta Devi Mutiara Sari selaku anggota DPRD Purwakarta dapat menyelesaikan persoalan ini sehingga pasokan listrik kembali normal.

“Kalau tidak segera ditangani mau sampai kapan kami merasakan seperti ini (pasokan listrik tidak maksimal),” kata dia.

Sementara itu, anggota DPRD Purwakarta Devi Mutiara Sari mengaku bakal segera mencari solusi terhadap keluhan warga, salah satunya akan mendatangi atau panggil pihak PLN.

“Nanti saya coba koordinasikan dengan pihak PLN bagaimana mencari jalan keluar dari persoalan yang ada,” ujar wakil rakyat dari komisi I itu. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *