Hukum  

Mendadak, BNN Tes Urine Seluruh Pegawai Lapas Purwakarta

LUGAS BERITA – Seluruh pegawai dilingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwakarta dilakukan tes urine bertempat di Aula Dr Saharjo lingkungan Lapas setempat.

Tes urine yang dilakukan secara memdadak tersebut, dilakukan pihak Lapas Kelas IIB Purwakarta dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang

“Kegiatan tes urine kepada seluruh petugas Lapas Kelas IIB Purwakarta ini adalah program rutin dalam rangka untuk meningkatkan kedisiplinan para petugas Lapas ini,” Ucap Kalapas Klas IIB Purwakarta, Sopiana. Rabu, 13 Juli 2022.

Menurutnya, tes urine ini dilakukan pihaknya sebagai langkah pencegahan ataupun peringatan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Kelas IIB Purwakarta.

“Jika nantinya terbukti ada pegawai yang positif menggunakan narkoba kami tidak segan-segan akan memberikan tindakan tegas,” ujarnya.

Kalapas mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan terhadap 77 petugas Lapas Kelas IIB Purwakarta untuk membersihkan narkoba dari dalam lapas.

“Untuk yang kali ini ikuti tes urine ada 58 orang dan 9 orang lagi berhalangan hadir lantaran dinas luar, cuti dan sakit,” imbuhnya.

Bagi petugas yang belum lakukan tes urine, Sopiana menegaskan, pihaknya akan melakukan tes urine lanjutan terhadap petugas Lapas Kelas IIB Purwakarta.

“Yang belum di tes urine kita bakal lakukan itu dan untuk waktunya pasti dadakan. Tes urine ini dilakukan sebagai bentuk langkah serius dalam pemberantasan Narkoba di dalam Lapas Kelas IIB Purwakarta, sehingga seluruh petugas wajib dites urine tanpa terkecuali,” Ungkap Sopiana.

Selain itu, lanjut Sopiana, tes urine tersebut bentuk Komitmen Lapas Kelas IIB Purwakarta untuk berperang terhadap narkoba serta merupakan langkah-langkah progresif dan upaya serius pemberantasan narkoba khususnya di Lapas Kelas IIB Purwakarta.

“Tes urine ini merupakan wujud dari komitmen Lapas Purwakarta dalam menegakan program P4GN dan kami tak ingin ada peredaran narkoba di dalam lapas. Baik itu dilakukan oleh warga binaan maupun petugas. Karena itu tes urine dilakukan untuk mengetahui komitmen para petugas,” pungkasnya. (Wess)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *