LUGAS BERITA- Jelang tibanya hari raya Idul Adha, peternak domba hingga pedagang hewan Qurban lainnya mulai ramai dikunjungi calon pembeli.
Hal itu seperti yang terjadi di salah satu kelompok ternak yang fokus pada penggemukan Domba jantan dengan nama “Wahana Ternak Jaya” yang berlokasi di Desa Cibogogirang, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta.
Diakui Ketua kelompok ternak Wahana Ternak Jaya, Gani Mahnida (34), para calon pembeli hewan qurban biasanya datang langsung ke kandang untuk memilih langsung hewan (Domba-red) sesuai budget dan kebutuhan pembeli.
“Sudah seminggu terakhir, alhamdulilah setiap hari ada terus calon pembeli datang ke kandang. Dengan datang ke kandang, pembeli dapat melihat langsung cara kami mengurus hewan dan dapat memilih hewan sesuai kebutuhan. ” ucap Gani, Rabu 6 Juli 2022.
Ditambahkan Gani, bisnis hewan Qurban khususnya Domba tersebut sudah ia geluti bersama sejumlah anggota kelompok ternaknya itu kurang lebih 3 hingga 4 tahun terakhir. Diketahui,saat ini di kandangnya terdapat sekitar 40 hewan jenis Domba yang telah siap disembelih untuk memenuhi kebutuhan Qurban.
“Yang saat ini siap dijual ada sekitar 40 domba jantan. Untuk harga bervariasi tergantung berat atau ukuran. Mulai dari harga 2 jutaan hingga 4 jutaan.” Ungkapnya.
Sementara, saat disinggung kemungkinan hewan Qurban yang ia pelihara tersebut terpapar Penyakit, Mulut dan Kuku (PMK), Gani menampik tegas hal tersebut. Selain jenis hewan yaitu Domba sangat minim terpapar wabah PMK, Domba dikandangnya tersebut pun selalu dalam perawatan tim kesehatan yang ia persiapkan.
“Kalau untuk PMK, jelas di kandang kami tidak ada dan belum pernah ada kasus tersebut. Kami pastikan perawatan hingga pengawasan kesehatan , selalu diutamakan. Jadi aman dari PMK. Terlebih, domba- domba disini dirawat sejak satu tahun lalu, sementara yang biasa terpapar PMK kebanyakan dari hewan jenis Sapi atau kerbau yang selalu berpindah tempat dari pasar hewan ke pasar hewan lainnya” jelasnya.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut Gani, pembeli hewan Qurban akan terus berdatangan hingga hari H penyembelihan. Selain berasal dari wilayah sekitar Kecamatan Plered, pembeli pun datang dari sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Purwakarta. Selain untuk kebutuhan pribadi, tak jarang pembeli hewan Qurban berasal dari perusahaan atau intansi pemerintahan.
“Kadang pembeli merupakan bandar juga. Kalau bandar biasanya untuk dijual lagi di pasar hewan. Kalau puncaknya penjualan, ya sampai hari H pun masih ada saja pembeli datang kesini dan kami selalu siap melayaninya.” Tandasnya.
Sementara, salah satu pembeli domba di Wahana Ternak Jaya, Neng Lianawati (27) warga Kecamatan Darngdan mengungkapkan, alasan ia membeli domba untuk kebutuhan Qurban di peternakan tersebut karena selain banyak pilihan akan ukuran juga karena percaya akan kesehatan hewannya.
“Pilihannya banyak, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Terlebih untuk harga, insyaalah lebih murah karena tawar menawarnya langsung dengan peternaknya.” Singkatnya.












