LUGAS BERITA – Purwakarta, 23 April 2026 _ Momentum peringatan Hari Kartini 2026, Srikandi PLN UP3 Purwakarta menghadiri peresmian mesin pencacah sampah organik di Sekolah Alam Purwakarta sebagai wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan dunia pendidikan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.
Peresmian tersebut dilaksanakan pada 23 April 2026 di Sekolah Alam Purwakarta yang berlokasi di Kp. Sindang Reret RT 04/RW 02, Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Acara ini dihadiri oleh Srikandi PLN UP3 Purwakarta, perwakilan manajemen PLN, serta pihak sekolah dan masyarakat sekitar yang turut mendukung keberlangsungan program tersebut.
Sekolah Alam Purwakarta dipilih sebagai penerima bantuan karena memiliki komitmen dalam menyelenggarakan pendidikan berjenjang mulai dari usia dini hingga tingkat menengah pertama dengan fokus pada pertumbuhan holistik serta pembentukan karakter Islami. Hal ini sejalan dengan semangat PLN dalam mendukung generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan berkarakter kuat.
Melalui bantuan mesin pencacah sampah organik ini, diharapkan dapat memberikan solusi dalam pengelolaan limbah di lingkungan sekolah. Selain itu, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi siswa dalam memahami pentingnya pengelolaan sampah, proses pengelolaan dan pembuatan kompos, serta menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Manager PLN UP3 Purwakarta Kurniawan Fitrianto menyampaikan komitmennya dalam mendukung lingkungan dan pendidikan, “Program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui bantuan mesin pencacah sampah organik ini, kami berharap dapat mendukung operasional sekolah sekaligus menanamkan kesadaran lingkungan kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa.” Ungkapnya.
Lebih lanjut, perwakilan manajemen juga menambahkan bahwa keberadaan mesin ini diharapkan mampu mengurangi tumpukan sampah organik di lingkungan sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Sinergi yang terus terjalin antara PLN, pihak sekolah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.
Dengan adanya program TJSL ini, PLN tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Diharapkan bantuan ini dapat mendorong Sekolah Alam Purwakarta untuk terus berkembang dan menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan yang baik bagi masyarakat sekitar.
Ditemui di tempat berbeda, Sugeng Widodo General Manager PLN UID (Unit Induk Distribusi) Jawa Barat menerangkan bahwa PLN akan selalu turut andil dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat khususnya pengembangan karakter generasi muda. “PLN terus berupaya untuk mendorong kemajuan pendidikan bagi generasi muda untuk terus berkembang menghadapi perubahan jaman menjadikan masyarakat yang lebih kreatif, inovatif sehingga meningkatkan nilai saing di era globalisasi ini.” tutupnya.












