LUGAS BERITA – Purwakarta, 17 November 2025 – Sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, PT PLN (Persero) UP3 Purwakarta melaksanakan kegiatan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa dan Kebakaran. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PLN UP3 Purwakarta, Jalan K.K. Singawinata No.50, Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Kamis (30/10).
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Bapak Hadi Firmansyah, SE, selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Inspeksi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Purwakarta, yang sekaligus memberikan pengarahan dan supervisi terhadap jalannya simulasi.
Kegiatan ini mengundang pemerintah daerah setempat dari Kelurahan Nagri Tengah dan diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari pegawai dan manajemen PLN UP3 Purwakarta. Selain itu, perwakilan mitra kerja PLN yakni PLN Electricity Services, PT Nusantara Satria Agung, dan PT Desbasega Putratam turut ambil bagian secara aktif dalam pelatihan dan simulasi lapangan.
Sebelum kegiatan simulasi dimulai, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan materi teori mengenai langkah-langkah penanganan awal bencana, prosedur evakuasi, serta penggunaan alat pemadam api ringan (APAR). Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar peserta agar mampu bertindak cepat dan tepat saat menghadapi keadaan darurat.
Adapun pelaksanaan simulasi meliputi dua skenario utama, yaitu penanganan bencana gempa bumi dan penanggulangan kebakaran di area perkantoran. Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta dilatih untuk melaksanakan prosedur evakuasi sesuai jalur yang telah ditentukan, menjaga ketertiban, serta memastikan koordinasi antartim berjalan optimal. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran turut memberikan demonstrasi penggunaan APAR secara aman dan efektif.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Hadi Firmansyah menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini sangat penting dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan seluruh unsur yang ada di lingkungan kerja. “Latihan seperti ini sangat diperlukan untuk memastikan setiap individu memahami peran dan tanggung jawabnya saat bencana terjadi. Dengan demikian, risiko korban jiwa maupun kerugian materi dapat diminimalkan,” ujar Hadi.
Sementara itu, Manajemen PLN UP3 Purwakarta Kurniawan Fitrianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. “PLN berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan tangguh terhadap bencana. Melalui simulasi dan pelatihan berkala seperti ini, kami berupaya memastikan seluruh pegawai dan mitra kerja siap menghadapi kondisi darurat serta mampu menjaga keberlanjutan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Selaras dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Sugeng Widodo menyampaikan harapannya, “Dengan diselenggarakan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa dan Kebakaran secara rutin berkala, PLN berharap dapat terus memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh unitnya dan memastikan pelayanan listrik kepada masyarakat tetap berjalan optimal bahkan dalam kondisi darurat sekalipun. Serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Purwakarta.” Tutupnya.***












