JELANG HARI NATAL DAN TAHUN BARU, PLN UP3 PURWAKARTA HADIRI FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGEMBANGAN BACK-UP SISTEM UNTUK PELABUHAN PATIMBAN

LUGAS BERITA – Purwakarta, 18 Desember 2024 – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional dengan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Kantor KSOP Kelas II Patimban yang membahas kajian kelayakan ekonomi dan pengembangan back-up sistem untuk area Pelabuhan Patimban. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 6 Desember 2024, di Laska Hotel Subang.

Pelabuhan Patimban, yang menjadi salah satu pusat logistik masa depan Indonesia, membutuhkan dukungan infrastruktur listrik yang andal untuk mendukung kelancaran operasionalnya. PLN, sebagai penyedia utama energi listrik di Indonesia, memainkan peran penting dalam memastikan kebutuhan energi listrik di area pelabuhan dapat terpenuhi secara optimal.

Manager PLN UP3 Purwakarta, Grahaita Gumelar, menyatakan bahwa partisipasi PLN dalam FGD ini adalah wujud nyata sinergi antarinstansi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. “Kami siap mendukung kebutuhan energi listrik di Pelabuhan Patimban dengan memastikan ketersediaan suplai yang andal dan berkelanjutan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk menjadi mitra strategis dalam pembangunan infrastruktur nasional,” ujarnya.

FGD ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, dan instansi terkait lainnya. Diskusi ini membahas langkah-langkah strategis untuk mengintegrasikan kebutuhan listrik dengan pengembangan Pelabuhan Patimban, termasuk rencana cadangan sistem kelistrikan (back-up system) guna mengantisipasi gangguan pasokan listrik yang dapat menghambat operasional.

Kepala Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, S.ST., M.M.Tr., menyampaikan bahwa FGD ini dilakukan untuk pengembangan back-up system yang lebih efisien. “ Diskusi ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Pelabuhan Patimban yang lebih efisien, mendukung konektivitas logistic nasional, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Rebana secara berkelanjutan.” Ujarnya.

Pelabuhan Patimban memiliki peran penting dalam mendukung arus logistik nasional dan internasional, terutama di sektor ekspor dan impor. Kehadiran PLN dalam kajian ini menunjukkan kontribusi nyata dalam memastikan keandalan sistem kelistrikan yang akan mendukung pelabuhan sebagai pusat logistik masa depan Indonesia.

Ditemui di meja kerjanya, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agung Murdifi menyampaikan dukungan penuh terhadap perekonomian Indonesia. “Dukungan penuh kami berikan dalam pengembangan perekonomian Indonesia, dengan adanya FGD pengembangan back-up sistem untuk pelabuhan patimban diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.” tutup Agung.

PLN UP3 Purwakarta berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung keberhasilan proyek strategis nasional. Langkah ini merupakan bagian dari misi PLN untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal dan efisien.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *