LUGAS BERITA – Purwakarta, 25 Maret 2026 _ Dalam rangka meningkatnya aktivitas masyarakat selama periode Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwakarta sukses jaga keandalan dengan mempersiapkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik dan keandalan jaringan listrik sebelumnya. Upaya ini dilakukan seiring dengan tren penggunaan electric vehicle (EV) yang terus meningkat, khususnya di jalur arus mudik dan balik serta kawasan pusat keramaian.
PLN UP3 Purwakarta telah menyiapkan sebanyak 42 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 18 lokasi strategis. Selain itu, sebanyak 175 personel yang terdiri dari pegawai PLN dan tenaga alih daya telah disiagakan guna memastikan operasional SPKLU berjalan optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran. Terhitung sampai tanggal 25 Maret 2026 dari 12 hari sebelumnya, tercatat adanya penaikan jumlah transaksi SPKLU yang ada di wilayah UP3 Purwakarta yaitu sebesar 4.469 transaksi dengan nilai perolehan kwh sebesar 92.344 kwh. Kenaikan transaksi ini hamper mencapai 299% jika dibandingkan dengan transaksi di tahun 2026, hal ini menunjukan animo positif terhadap penggunaan EV bagi masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kesiapan layanan, Arsyadany Ghana Akmalaputri selaku Direktur Distribusi PT PLN (Persero) melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan SPKLU di Rest Area 102A sebelum arus mudik berlangsung. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah PLN dalam memastikan seluruh infrastruktur pendukung kendaraan listrik siap digunakan oleh masyarakat. Dalam peninjauan tersebut, dilakukan pengecekan secara menyeluruh yang meliputi kondisi peralatan SPKLU, keandalan sistem operasional, hingga kesiapan petugas di lapangan. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh fasilitas pengisian daya dapat beroperasi secara optimal dan mampu melayani kebutuhan pemudik pengguna kendaraan listrik secara maksimal.
“PLN berkomitmen untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik selama periode mudik Lebaran dan sampai momen balik mendatang. Kami memastikan seluruh SPKLU dalam kondisi siap operasi, baik dari sisi infrastruktur maupun kesiapan personel di lapangan,” ujar Arsyadany Ghana Akmalaputri.
General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo yang turut hadir menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur SPKLU di wilayah Jawa Barat terus ditingkatkan secara signifikan. “Dalam momen mudik Lebaran ini kami berupaya meningkatkan infrastruktur SPKLU, di Jawa Barat jumlahnya meningkat sekitar 1,4 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan penambahan ini, diharapkan pengguna kendaraan listrik semakin mudah dan nyaman dalam melakukan perjalanan jarak jauh,” jelasnya.
Selain kesiapan infrastruktur fisik, PLN juga meningkatkan dukungan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan perjalanan dengan lebih mudah, termasuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat, estimasi jarak tempuh, serta rekomendasi titik pengisian daya di sepanjang rute perjalanan.
Tak hanya itu, PLN juga menghadirkan fitur Antreev dalam aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pengguna memantau kondisi antrean SPKLU secara real time. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengetahui ketersediaan charger di suatu lokasi dan memilih SPKLU yang lebih lengang, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih efisien, nyaman, dan tanpa hambatan.
Dalam kegiatan tersebut Manager PLN UP3 Purwakarta, Kurniawan Fitrianto menambahkan bahwa PLN juga menyiagakan petugas selama 24 jam di berbagai titik SPKLU guna memastikan layanan pengisian daya berjalan lancar selama arus mudik hingga arus balik. Kesiapan ini menjadi wujud komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih sekaligus menghadirkan pengalaman mudik yang yang nyaman bagi masyarakat.












