Daerah  

YBM PLN UP3 Purwakarta Salurkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswa SDN Baktisari Pamanukan

LUGAS BERITA – Pamanukan – Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Purwakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program “I Got A New Uniform”. Program ini diwujudkan dengan penyaluran bantuan seragam sekolah bagi siswa-siswi SD Negeri Baktisari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, pada 18 Juli 2025.

Sebanyak Empat Puluhan siswa/i dari keluarga kurang mampu menerima paket seragam lengkap dan peralatan sekolah yang diharapkan dapat menjadi penyemangat dalam menuntut ilmu. Program ini menjadi bagian dari upaya YBM PLN dalam menciptakan pemerataan kesempatan pendidikan serta menumbuhkan semangat belajar di kalangan anak-anak sejak dini.

Manager PLN UP3 Purwakarta,Kurniawan Fitrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya melalui YBM PLN. “Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci masa depan. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak tidak kehilangan semangat belajar hanya karena keterbatasan perlengkapan sekolah. Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial kami sebagai insan PLN,” ujar Kurniawan.

Kepala Sekolah SDN Baktisari juga mengapresiasi bantuan yang diberikan, dan berharap program serupa dapat terus berkelanjutan.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian, YBM PLN UP3 Purwakarta terus hadir di tengah masyarakat untuk menyalakan harapan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

Pada kesempatan terpisah GM PLN UID Jawa Barat Tonny Bellamy menyampaikan . “Program ‘I Got A New Uniform’ bukan sekadar memberikan seragam, tetapi juga menanamkan semangat dan harapan bagi generasi penerus bangsa. Ini adalah bentuk nyata kepedulian insan PLN terhadap akses pendidikan yang lebih merata dan bermartabat, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kami di PLN UID Jawa Barat sangat mendukung langkah-langkah kebaikan seperti ini yang berangkat dari empati dan semangat gotong royong.”.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *