LUGAS BERITA – Objek Wisata Giri Tirta Kahuripan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat kembali beroperasi setelah sebelumnya tutup selama dua tahun terakhir dampak pandemi Covid-19.
Objek wisata berlokasi di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta ini berganti nama menjadi Porlak Jahe Giri Tirta Kahuripan.
“Objek wisata ini sekarang di bawah managemen Porlak Jahe Grup. Nama sebelumnya tetap kami pakai namun ada tambahan menjadi Porlak Jahe Giri Tirta Kahuripan,” ungkap Owner Porlak Jahe Group, Janto Sitohang usai Soft Opening Porlak JaHe Giri Tirta Kahuripan, Kamis 28 April 2022 malam.
Pihak managemen Porlak Jahe Giri Tirta Kahuripan menyiapkan strategi penyegaran dan pembaharuan dengan melakukan rebranding.
Gerak cepat diambil untuk kembali mengoperasionalkan sarana wisata yang telah ada seperti kolam renang, villa atau cottage, resto juga tak lupa membuat perencanaan untuk mengembangkan sarana-sarana wisata lain seperti porlak resto, porlak meals, porlak camp dan berbagai kegiatan luar ruangan.
“Semuanya kita persiapkan secara bertahap dengan terus menambah dan mengembangkan sarana wisata lain menyamut libur Lebaran nanti,” kata dia.
Perencanaan itu diharapkan mampu mendatangkan banyak wisatawan ke Objek Wisata Porlak Jahe Giri Tirta Kahuripan, sehingga mampu mendongkrak jumlah wisatawan ke Kabupaten Purwakarta yang berdampak pada peningkatan roda perekonomian masyarakat sekitar.
Untuk meningkatkan kenyamanan dan ketertiban pengunjung, lanjut dia menerapkan system elektronik tiket (e-ticketing) dengan menggunakan gelang pintar (smart wristband) berbasis RFID yang dapat berfungsi sebagai tiket dan pembayaran di lokasi wisata.
“Tiket masuk Rp10. 000 dan tiket kolam renang Rp50. 000. Kami buka mulai 24 jam karena ada fasilitas villa atau hote kbl,” ujar Janto Sitohang.
Selain itu, Janto Sitohang juga berkomitmen akan menerapkan protokol kesehatan seperti mengaturan subu tubuh, memakai masker sebagai upaya menekan laju penyebaran Covid-19.
Sementara itu, Asda II Purwakarta pada Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dr. Agung Darwis mengaku pemerintah daerah penyambut baik kembali dibuka objek wisata ini karena akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah, menggerakan ekonomi masyarakat seiring banyak wisatawan datang ke Wisata Porlak Jahe Giri Tirta Kahuripan.
“Ada perkembangan baru akan lebih baik lagi dan lebih banyak jumlah wisatawan yang datang ke Objek Wisata Porlak Jahe Giri Tirta Kahuripan,” ujar mantan Direktur RSUD Bayu Asih itu.
Diketahui, soft opening ceremony Porlak Jahe Giri Tirta Kahuripan diisi dengan rangkaian acara ngabuburit, santunan anak yatim, buka bersama, pentas music dan lain sebagainnya, dihadiri oleh Bupati Purwakata dihadiri Asda II beserta jajarannya, Kepolisian, tokoh setempat, pelaku ekonomi kreatif, media, content creator dan lain sebagainya.***












